Tafsir Al-Muddassir Ayat 8

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Muddassir:8)

Setelah memberikan pengarahan khusus kepada Nabi Muhammad (yang juga menjadi cermin pengajaran bagi umat beliau) yang dimulai dari ayat 1 sampai dengan ayat 7 di atas, maka pada ayat ini, Allah menjelaskan pula tentang suasana kedatangan hari Kiamat. Di hari yang dijanjikan itu, orang-orang yang telah menyakiti hati para rasul dan juru dakwah karena menyampaikan ajaran Allah, akan mengalami suatu kesulitan yang luar biasa. Mereka tersentak mendengar seruan Kiamat ditiup Malaikat Israfil. Mereka langsung merasakan betapa hebatnya kesulitan yang harus ditempuh. Oleh karena itu, Allah memerintahkan Nabi Muhammad supaya bersabar menghadapi gangguan-gangguan musuh tersebut.

Pada hari Kiamat, semua orang mendapatkan apa yang telah mereka amalkan: kesenangan yang abadi bagi orang yang beriman dan berjihad menegakkan keimanan yang benar, serta kecelakaan dan kesengsaraan bagi siapa yang ingkar dan hidup di atas keingkaran itu.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Apabila ditiup sangkakala) untuk tiupan yang kedua, guna membangkitkan manusia.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Apabila sangkakala ditiupkan, maka saat itu merupakan hari yang sulit bagi orang-orang kafir untuk melarikan diri dari perhitungan dan kedahsyatan-kedahsyatan lainnya yang mereka dapatkan.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-Muddassir (المدّثّر)

Arti:

Orang Yang Berkemul

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

56 Ayat

Deskripsi:

Surat Al Muddatstsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil. Dinamai <i>Al Muddatstsir</i> (orang yang berkemul) diambil dari perkataan <i>Al Muddatstsir</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini.