Tafsir Al-Hijr Ayat 75

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Hijr:75)

Ayat ini menerangkan perbuatan dan tingkah laku kaum Lut, kemudian mereka dihancurkan karena perbuatan-perbuatan mereka yang bertentangan dengan perintah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Mahakuasa, mengasihi dan menyayangi hamba-hamba-Nya yang beriman, dan mengazab orang-orang yang ingkar kepada-Nya. Orang-orang beriman, yang memperhatikan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah, menjadikan semuanya itu sebagai pelajaran, sebagaimana tersebut dalam hadis:

Rasulullah swt bersabda, "Jagalah dirimu terhadap firasat orang-orang yang beriman karena sesungguhnya ia melihat dengan nur Allah," kemudian beliau membaca surah ini. (Riwayat at-Tirmidzi dan Ibnu Jarir ath-thabari dari Abu Sa'id al-Khudri)

Firasat ini ada dua macam:

1. Suatu kesan dan perasaan yang dijadikan Allah swt pada hati orang-orang yang saleh. Kemampuan yang diberikan kepadanya untuk membaca raut muka, tingkah laku dan keadaan orang lain.

2. Firasat yang ditimbulkan oleh pengalaman, kehidupan yang luhur, dan budi pekerti yang mulia.

Dalam hadis disebutkan pula:

Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya Allah mempunyai hamba-hamba yang mengetahui manusia dengan tanda-tanda." (Riwayat ath-thabrani dan al Bazzar dari Anas bin Malik)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Sesungguhnya pada yang demikian itu) hal yang telah disebutkan itu (benar-benar terdapat tanda-tanda) yang menunjukkan kepada keesaan Allah (bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda) bagi orang-orang yang mau memperhatikannya kemudian mau mengambilnya sebagai pelajaran.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Di dalam azab yang menimpa kaum Lûth itu terdapat bukti nyata yang menunjukkan pertanda yang jelas bahwa Allah telah membuktikan ancaman-Nya. Hal itu hanya dapat dimengerti oleh orang-orang yang mengenali peristiwa dan akibat-akibatnya dari tanda-tandanya.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-Hijr (الحجر)

Arti:

Hijr

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

99 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).<br> Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah s.w.t., karena mendustakan Nabi Shaleh a.s. dan berpaling dari ayat-ayat Allah. Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth a.s. dan kaum Syu'aib a.s. Dari ke semua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.