Tafsir Al-Ma'arij Ayat 33

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Ma'arij:33)

Maksud kalimat “orang yang berpegang teguh dengan kesaksiannya” yang terdapat dalam ayat ini ialah orang yang mau melaksanakan kesaksian bila diperlukan dan bila menjadi saksi, ia melakukannya dengan benar, tidak berbohong, tidak mengubah atau menyembunyikan sesuatu dalam kesaksiannya itu. Firman Allah:

Dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian, karena barang siapa menyembunyikannya, sungguh, hatinya kotor (berdosa). Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (al-Baqarah/2: 283)

Manusia juga diperintahkan untuk melaksanakan kesaksian guna menegakkan keadilan dengan tujuan mencari keridaan Allah, bukan untuk suatu maksud yang berlawanan dengan ajaran-Nya.

Persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. (Al-Alaq/65: 2)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Dan orang-orang yang terhadap kesaksiannya) menurut suatu qiraat dibaca dalam bentuk jamak, sehingga bacaannya menjadi syahaadaatihim (mereka menunaikannya) mereka menegakkannya dan tidak menyembunyikannya.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Keenam, orang-orang yang memelihara amanat Tuhan, amanat manusia dan tidak mengkhianati komitmen mereka kepada Tuhan dan manusia. Ketujuh, orang-orang yang melaksanakan persaksian dengan benar tanpa menyembunyikan sesuatu yang diketahuinya. Dan, kedelapan, orang-orang yang memelihara salat mereka dengan melaksanakannya sebaik mungkin.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-Ma'arij (المعارج)

Arti:

Tempat Naik

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

44 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 44 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Haaqqah.<br>Perkataan <i>Al Ma'arij</i> yang menjadi nama bagi surat ini adalah kata jamak dari <i>Mi'raj</i>, diambil dari perkataan Al Ma'arij yang terdapat pada ayat 3, yang artinya menurut bahasa <i>tempat naik</i>. Sedang para ahli tafsir memberi arti bermacam-macam, di antaranya <i>langit</i>, nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah s.w.t kepada ahli surga.