Tafsir Ad-Dukhan Ayat 33

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Ad-Dukhan:33)

Allah telah menganugerahkan kepada Bani Israil berbagai kenikmatan yang menunjukkan kemuliaan mereka di sisi Allah yang bisa menjadi pelajaran bagi orang yang memperhatikannya. Allah menyelamatkan mereka dari musuh mereka, menaungi mereka dengan awan di atas mereka, menurunkan kepada mereka manna dan salwa dan kenikmatan-kenikmatan lainnya.

Al-Hasan dan Qatadah mengatakan, yang dimaksud dengan kata-kata: "Al-Bala'ul Mubin" ialah nikmat yang nyata seperti firman Allah:

Dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. (al-Anfal/8: 17)

Dan firman-Nya:

Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. (al-Anbiya'/21: 35)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada mereka di antara tanda-tanda kekuasaan Kami sesuatu yang di dalamnya terdapat cobaan yang nyata) yang dimaksud adalah nikmat yang nyata, yaitu dapat dibelahnya laut, diturunkannya manna dan salwa serta mukjizat-mukjizat lainnya.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Allah memberikan kepada mereka, melalui Mûsâ, sejumlah bukti yang mengandung ujian yang nyata bagi mereka.

Informasi Surat

Nama Surat:

Ad-Dukhan (الدخان)

Arti:

Kabut

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

59 Ayat

Deskripsi:

Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah Az Zukhruf. <br>Dinamai <i>Ad Dukhaan</i> (kabut), diambil dari perkataan <i>Dukhaan</i> yang terdapat pada ayat 10 surat ini.<br>Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad s.a.w. sudah melewati batas, karena itu Nabi mendoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang. Do'a Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan. Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah. Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka.<br>Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan. Setelah Allah mengabulkan doa Nabi, dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula; karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.