Pada ayat ini Allah menjelaskan keadaan orang-orang yang mengingkari keesaan-Nya. Mereka itu selalu menerima cemoohan dan penghinaan karena kepada mereka telah didatangkan utusan Allah yang telah membacakan ayat-ayat-Nya, tetapi mereka bersikap sombong dan keras kepala.
Karena itu mereka akan merasakan siksa Allah yang menghinakan disebabkan oleh perbuatan dosa yang telah mereka kerjakan. Pada saat itulah, mereka tergagap karena melihat kenyataan yang dahulu mereka dustakan.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
(Dan adapun orang-orang yang kafir) dikatakan kepada mereka: ("Maka apakah belum ada ayat-ayat-Ku) yakni Alquran (yang dibacakan kepada kalian lalu kalian menyombongkan diri) bersifat takabur terhadapnya (dan kalian jadi kaum yang berbuat dosa?") jadi orang-orang yang kafir.
Tafsir Quraish Shihab dkk
Sedangkan orang-orang yang ingkar kepada Allah dan rasul-Nya, maka, dengan nada mencela, akan dikatakan kepada mereka, "Apakah belum ada rasul-rasul Kami yang datang dan ayat-ayat Kami yang dibacakan kepada kalian, sehingga kalian enggan menerima kebenaran, dan kalian menjadi kaum yang kafir?"
Informasi Surat
Nama Surat:
Al-Jasiyah (الجاثية)
Arti:
Berlutut
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
37 Ayat
Deskripsi:
Surat Al Jaatsiyah terdiri atas 37 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ad Dukhaan. Dinamai dengan <i>Al Jaatsiyah</i> (yang berlutut) diambil dari perkataan <i>Jaatsiyah</i> yang terdapat pada ayat 28 surat ini. Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia. Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah. Dinamai juga dengan <i>Asy Syari'ah</i> diambil dari perkataan <i>Syari'ah</i> (Syari'at) yang terdapat pada ayat 18 surat ini.
Bookmark Saya
Pengaturan
Tentang
dQuran | Al-Quran Tafsir Digital adalah aplikasi web untuk membaca Al-Quran lengkap 30 juz dengan terjemahan bahasa Indonesia dan berbagai tafsir.