Tafsir An-Nazi'at Ayat 27

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. An-Nazi'at:27)

Ayat ini menghimbau manusia untuk menggunakan akalnya untuk membandingkan penciptaan dirinya yang kecil dan lemah dengan penciptaan alam semesta yang demikian luas dan kokoh. Hal itu menunjukkan kekuasaan Allah. Ibnu Khaldun menggambarkan keadaan manusia yang terlalu mengagungkan kemampuan logika tanpa mengasah kalbunya dengan mengatakan, "Bagaimana manusia dengan otaknya yang hanya sebesar timbangan emas mau digunakan untuk menimbang alam semesta?"

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Apakah kalian) hai orang-orang yang ingkar terhadap adanya hari berbangkit; lafal ayat ini dapat dibaca Tahqiq dan Tas-hil (yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit?) yang lebih rumit penciptaannya. (Allah telah membinanya) lafal ayat ini menjelaskan tentang cara penciptaan langit.

Tafsir Quraish Shihab dkk

"Wahai orang-orang yang mengingkari datangnya hari kebangkitan, apakah proses penciptaan diri kalian lebih sulit bagi Kami daripada penciptaan langit?" Tuhan telah menghimpun bagian-bagian langit yang berserakan menjadi utuh. Tuhan telah meninggikan gugusan-gugusan bintang. Langit itu telah dijadikan oleh Allah sedemikian padu tanpa ada satu ketimpangan.

Informasi Surat

Nama Surat:

An-Nazi'at (النّٰزعٰت)

Arti:

Malaikat Yang Mencabut

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

46 Ayat

Deskripsi:

Surat An Naazi´aat terdiri atas 46 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat An Naba´. Dinamai <i>An Naazi´aat</i> diambil dari perkataan <i>An Naazi´aat</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Dinamai pula <i>as Saahirah</i> yang diambil dari ayat 14, dinamai juga <i>Ath Thaammah</i> diambil dari ayat 34.