Tafsir At-Tagabun Ayat 17

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. At-Tagabun:17)

Allah menerangkan bahwa orang yang meminjamkan kepada-Nya dengan pinjaman yang baik sewaktu di dunia yakni membelanjakan harta-bendanya di jalan yang diridai-Nya, mendekatkan diri kepada-Nya dengan ikhlas dan hati yang lega, akan dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh sampai tujuh ratus pahala. Bahkan akan dilipatgandakan lebih dari itu, sesuai dengan keikhlasannya yang mantap di dalam hati, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah:

Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. (al-Baqarah/2: 245)

Selain daripada itu, dosanya pun akan diampuni Allah. Dia Maha Pembalas jasa, melipatgandakan pahala bagi orang yang taat kepada-Nya, lagi Maha Penyantun. Allah tidak menyegerakan azab kepada orang yang berdosa, meskipun dosa dan kesalahannya bertumpuk.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Jika kalian meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik) seumpamanya kalian mengeluarkan sedekah dengan hati yang tulus ikhlas (niscaya Allah melipatgandakannya kepada kalian) menurut suatu qiraat dibaca yudha``afhu lakum. Dilipatgandakan pembalasannya mulai dari sepuluh kali lipat hingga sampai tujuh ratus kali lipat, dan bahkan lebih dari itu (dan mengampuni kalian) apa yang dikehendaki-Nya. (Dan Allah Maha Pembalas jasa) artinya selalu memberikan balasan amal ketaatan (lagi Maha Penyantun) dalam siksaan-Nya terhadap perbuatan maksiat.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Jika kalian menginfakkan harta untuk kebajikan dengan ikhlas, maka Allah akan melipatgandakan pahala infak tersebut dan akan mengampuni dosa-dosa kalian. Allah Maha Berterimakasih dan akan membalas orang-orang yang berbuat baik, lagi Maha Penyantun hingga tidak menyegerakan hukuman bagi orang-orang yang berbuat maksiat.

Informasi Surat

Nama Surat:

At-Tagabun (التغابن)

Arti:

Pengungkapan Kesalahan

Tempat Turun:

Madinah

Jumlah Ayat:

18 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 18 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah dan diturunkan sesudah surat At Tahrim. Nama <i>At Taghaabun</i> diambil dari kata <i>At Taghaabun</i> yang terdapat pada ayat ke 9 yang artinya <i>hari dinampakkan kesalahan-kesalahan</i>.