Tafsir As-Saff Ayat 12

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. As-Saff:12)

Diriwayatkan oleh at-Tirmidhi dan al-hakim dan dinyatakan sahih dari 'Abdullah bin Salam bahwa ketika para sahabat Rasulullah sedang duduk-duduk santai sambil berbincang-bincang, di antara mereka ada yang berkata, "Sekiranya kami mengetahui amal yang lebih dicintai Allah pasti kami akan mengerjakannya," maka turunlah ayat ini.

Jika manusia beriman, mengakui kebenaran Rasulullah saw dan berjihad di jalan-Nya, pasti Allah akan mengampuni dosa-dosanya. Seakan-akan dosa itu tidak pernah diperbuatnya atau menjauhkannya dari perbuatan dosa itu. Allah juga menyediakan tempat bagi mereka di dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tempat di dalam surga adalah tempat yang paling indah, dan paling menyenangkan hati orang yang berada di dalamnya.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Niscaya Allah akan mengampuni) menjadi jawab dari syarat yang diperkirakan keberadaannya; lengkapnya, jika kalian mengerjakannya, niscaya Dia akan mengampuni (dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan memasukkan kalian ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn) sebagai tempat menetap. (Itulah keberuntungan yang besar).

Tafsir Quraish Shihab dkk

Jika kalian beriman dan berjuang di jalan Allah, niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang dialiri sungai-sungai dan tempat tinggal yang baik di surga 'Adn. Balasan itu adalah keberuntungan yang besar.

Informasi Surat

Nama Surat:

As-Saff (الصّفّ)

Arti:

Barisan

Tempat Turun:

Madinah

Jumlah Ayat:

14 Ayat

Deskripsi:

Surat Ash Shaff terdiri atas 14 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah. Dinamai dengan <i>Ash Shaff</i>, karena pada ayat 4 surat ini terdapat kata <i>Shaffan</i> yang berarti <i>satu barisan</i>. Ayat ini menerangkan apa yang diridhai Allah sesudah menerangkan apa yang dimurkai-Nya. Pada ayat 3 diterangkan bahwa Allah murka kepada orang yang hanya pandai berkata saja tetapi tidak melaksanakan apa yang diucapkannya. Dan pada ayat 4 diterangkan bahwa Allah menyukai orang yang mempraktekkan apa yang diucapkannya yaitu orang-orang yang berperang pada jalan Allah dalam satu barisan.