Tafsir Taha Ayat 118

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Taha:118)

Allah menjanjikan kepada Adam bahwa selama di dalam surga dia tidak akan merasa lapar dan haus karena berbagai macam makanan yang enak, minuman yang beragam serta buah-buahan selalu disediakan baginya. Dia tidak akan pernah merasa haus karena disediakan pula untuknya beraneka ragam minuman yang lezat dan tidak akan terkena sengatan matahari yang panas karena selalu berada di tempat yang teduh dengan angin yang menghembus sepoi-sepoi basah. Dia tidak akan telanjang karena Allah telah memberinya pakaian yang sangat bagus dan indah. Semua yang disenangi dan disukai dapat dinikmati dalam surga seperti dalam firman-Nya:

Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta. Sebagai penghormatan (bagimu) dari (Allah) Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Fushshilat/41: 31-32)

Dan firman-Nya:

Dan di dalam surga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang) mata. (az-Zukhruf/43: 71)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang). Lafal Allaa adalah gabungan daripada huruf An dan Laa.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Sebenarnya, sudah merupakan tugas Kami untuk memenuhi kebutuhan hidupmu di dalam surga, hingga kamu tidak akan pernah merasa lapar dan telanjang di dalamnya.

Informasi Surat

Nama Surat:

Taha (طٰهٰ)

Arti:

Taha

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

135 Ayat

Deskripsi:

Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamai <i>Thaahaa</i>, diambil dari perkataan yang berasal dan ayat pertama surat ini. Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf <i>thaahaa</i> dalam surat ini. Allah menerangkan bahwa Al Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. Selain hal-hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut: