Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-An'am:106)
Kalimat tauhid itu harus diresapi dengan hati yang ikhlas, serta diamalkan dengan penuh keyakinan dan dijadikan tujuan tertinggi dari kehidupan manusia Allah memberikan penegasan kepada Nabi dan kaumnya agar berpaling dari perbuatan-perbuatan orang-orang musyrik dan tidak perlu memaksa orang-orang yang tetap bergelimang dalam kemusyrikan serta tidak mengacuhkan ajakan tauhid, dan tidak berkecil hati karena tuduhan-tuduhan yang diarahkan orang-orang musyrik yaitu bahwa wahyu yang disampaikan Nabi adalah dipelajari dari orang-orang Yahudi, karena kebenaran itu cahayanya cemerlang dengan sendirinya apabila diucapkan dengan lisan dan dilaksanakan dalam bentuk amal perbuatan, sedangkan kebatilan meskipun diselubungi dengan berbagai hal yang menarik, namun akhirnya akan terungkap juga kebusukannya.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
Tafsir Quraish Shihab dkk
Informasi Surat
Nama Surat:
Al-An'am (الانعام)
Arti:
Binatang Ternak
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
165 Ayat
Deskripsi:
Surat Al An'aam (binatang ternak: unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyah, karena hampur seluruh ayat-ayat-Nya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah. Dinamakan <i>Al An'aam</i> karena di dalamnya disebut kata <i>An'aam</i> dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka. Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.