Tafsir Yunus Ayat 106

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Yunus:106)

Allah menjelaskan larangan-Nya kepada Nabi saw agar jangan berdoa dan beribadah kepada selain Allah, Sebab selain Allah, tidak ada yang dapat memberi manfaat dan mudarat, atau memberi kesenangan dan kesusahan baik di dunia maupun di akhirat. Sekiranya Rasul berbuat demikian, maka dia termasuk dalam orang-orang yang menganiaya diri sendiri. Tiada kedurhakaan yang lebih besar dari syirik karena orang yang berbuat syirik mengembalikan urusan yang dihadapi manusia kepada selain Allah. Maka kembalilah kepada Allah. Panjatkanlah doa kepada Allah semata karena doa termasuk ibadah yang besar, bahkan otak ibadah.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Dan janganlah kamu menyeru) menyembah (kepada selain Allah, yaitu apa-apa yang tidak dapat memberikan manfaat kepadamu) jika kamu menyembahnya (dan pula tidak dapat memberikan mudarat kepadamu) jika kamu tidak menyembahnya (sebab jika kamu berbuat) hal itu, umpamanya (maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang lalim.")

Tafsir Quraish Shihab dkk

Janganlah kamu berlindung, dengan berdoa dan menyembah kepada sesuatu selain Allah, suatu sembahan yang tidak memberikan kebaikan dan juga tidak mendatangkan keburukan. Sesungguhnya jika kamu melakukan hal itu, berarti kamu termasuk dalam golongan orang-orang yang musyrik dan zalim. (Larangan yang ditujukan kepada Nabi Muhammad ini juga berlaku untuk para pengikutnya. Larangan yang mustahil terjadi pada Nabi ini merupakan gaya atau ungkapan hiperbolis [mubâlaghah] dari larangan dimaksud).

Informasi Surat

Nama Surat:

Yunus (يونس)

Arti:

Yunus

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

109 Ayat

Deskripsi:

Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada masa Nabi Muhmmad s.a.w. berada di Madinah. Surat ini dinamai <i>surat Yunus</i> karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus a.s. dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.