Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Hud:99)
Pada ayat ini Allah swt menerangkan bahwa Firaun beserta kaumnya sejak di dunia telah mendapat laknat dari umat sesudahnya, terus menerus, sampai di akhirat nanti dilaknat lagi oleh orang-orang yang sedang berada di Padang Mahsyar, menunggu keputusan dari Qadhi Rabbul Jalil tentang di mana ia akan ditempatkan nanti. Laknat atau kutukan yang mereka peroleh adalah satu hal yang paling buruk. Ayat ini sejalan dengan firman Allah swt:
Dan Kami susulkan laknat kepada mereka di dunia ini; sedangkan pada hari Kiamat mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan (dari rahmat Allah). (al-Qashash/28: 42)
Dan Kami susulkan laknat kepada mereka di dunia ini; sedangkan pada hari Kiamat mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan (dari rahmat Allah). (al-Qashash/28: 42)
Tafsir Jalalain (Indonesia)
(Dan mereka telah diikuti di dalam) dunia ini (oleh kutukan, dan begitu pula di hari kiamat) mereka dikutuk pula (seburuk-buruk pemberian) bantuan (adalah yang diberikan kepada mereka) kutukan yang diberikan kepada mereka.
Tafsir Quraish Shihab dkk
Di dunia, mereka selalu diikuti oleh laknat Allah, malaikat dan manusia. Demikian pula pada hari kiamat. Sebab kutukan itu adalah ganjaran yang berhak mereka terima. Itulah pemberian yang amat jelek yang dapat membangkitkan rasa berdosa. Pada saat itu dikatakan, "Seburuk-buruk pemberian adalah yang diberikan kepada mereka."
Informasi Surat
Nama Surat:
Hud (هود)
Arti:
Hud
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
123 Ayat
Deskripsi:
Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus. Surat ini dinamai <i>surat Huud</i> karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Huud a.s. dan kaumnya dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh a.s., Shaleh a.s., Ibrahim a.s., Luth a.s., Syu'aib a.s. dan Musa a.s.