Tafsir Al-Kahf Ayat 93

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Kahf:93)

Ketika dia sampai ke suatu tempat di antara dua buah gunung yang terletak di belakang sungai Jihun di negeri Balkh dekat kota Tirmiz. Dia menjumpai segolongan manusia yang hampir tidak mengerti pembicaraan kawan-kawannya sendiri apalagi bahasa lain, karena bahasa mereka sangat berbeda dengan bahasa-bahasa yang dikenal oleh umat manusia dan taraf kecerdasan mereka pun sangat rendah.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah bendungan) dibaca Saddaini atau Suddaini, dan sesudah kedua bendungan tersebut terdapat dua buah gunung, yaitu di salah satu wilayah negeri Turki. Bendungan raja Iskandar akan dibangun di antara kedua buah bukit itu, sebagaimana yang akan dijelaskan nanti (dia mendapati di hadapan kedua bendungan itu) yakni pada sebelah depan keduanya (suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan) mereka tidak dapat memahami pembicaraan melainkan secara lambat sekali. Menurut qiraat yang lain lafal Yafqahuuna dibaca Yufqihuuna.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Sampai akhirnya dia tiba--pada perjalannya yang ketiga ini--di suatu tempat yang jauh antara dua gunung yang tinggi. Di sana dia mendapati suatu kaum yang tidak mengerti apa-apa yang dikatakan kepada mereka kecuali dengan susah-payah(1). (1) Dua gunung yang mengapit dinding yang disebut dalam tafsir ini adalah gunung Azerbeijan dan Armenia. Menurut riwayat lain, kedua gunung itu terletak di ujung utara perbatasan Turkistan.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-Kahf (الكهف)

Arti:

Goa

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

110 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamai <i>Al-Kahfi</i> artinya <i>Gua</i> dan <i>Ashhabul Kahfi</i> yang artinya <i>Penghuni-Penghuni Gua</i>. Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung i'tibar dan pelajaran-pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia. Banyak hadist-hadist Rasulullah s.a.w. yang menyatakan keutamaan membaca surat ini.