Tafsir Az-Zukhruf Ayat 89

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Az-Zukhruf:89)

Setelah Allah mendengar ucapan Rasulullah saw itu, Dia berfirman, "Hai Muhammad, berpalinglah engkau dari mereka, janganlah engkau berputus asa karena keangkuhan mereka untuk beriman, janganlah engkau melayani perkataan-perkataan mereka yang buruk itu, dan tindakan-tindakan yang menghinakanmu dan pengikutmu, maafkanlah mereka, kelak mereka akan mengakui kesalahannya dan merasakan akibat kekafiran mereka."

Ayat ini merupakan janji Allah kepada kaum Muslimin, dan janji itu ditepati-Nya, dengan penaklukan kota Mekah. Peristiwa tersebut menyebabkan manusia masuk Islam secara berbondong-bondong. Maka tersebarlah agama Islam ke seluruh penjuru dunia dalam waktu yang singkat.

Allah berfirman:

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat. (an-Nasr/110: 1-3)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

Lalu Allah swt. berfirman: (Maka berpalinglah) artinya palingkanlah dirimu (dari mereka dan katakanlah, "Salam") selamat tinggal bagi kalian. Ayat ini diturunkan sebelum diperintah untuk memerangi mereka (Kelak mereka akan mengetahui) ayat ini mengandung ancaman buat mereka; dan dapat dibaca Ya'lamuuna atau Ta'lamuuna, kalau dibaca Ta'lamuuna artinya, kelak kalian akan mengetahui.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Oleh karena itu, berpaling dan tinggalkanlah mereka, hai Muhammad, karena mereka sangat keras kepala. Katakan kepada mereka, "Kami membiarkan kalian bebas dari kami dan kami pun terbenas dari kalian." Kelak mereka akan mengetahui bahwa mereka sangat merugi akibat sikap keras kepala itu."

Informasi Surat

Nama Surat:

Az-Zukhruf (الزخرف)

Arti:

Perhiasan

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

89 Ayat

Deskripsi:

Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura. <br>Dinamai <i>Az Zukhruf</i> (Perhiasan) diambil dari perkataan <i>Az Zukhruf</i> yang terdapat pada ayat 35 surat ini. Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad s.a.w. adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi. Pangkat rasul dan nabi harus diberikan kepada orang yang kaya. Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.