Tafsir At-Tin Ayat 8

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. At-Tin:8)

Allah menegaskan bahwa menerapkan ketentuan tentang kemuliaan manusia itu didasarkan atas iman dan perbuatan baiknya, itu adalah bukti bahwa Allah Mahabijaksana. Hal itu karena iman itulah yang akan membuahkan perbuatan baik, sedangkan keingkaran hanya akan membuahkan kejahatan, sebagaimana disampaikan di atas. Bila kemuliaan diletakkan pada kekafiran dan kejahatan, itu akan menghancurkan alam ini.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya?) artinya Dia adalah hakim yang paling adil di antara hakim-hakim yang adil lainnya, dan keputusan-Nya berdasarkan sifat tersebut. Di dalam sebuah hadis disebutkan, "Barang siapa membaca surah At-Tiin hingga akhir surah, maka hendaknya sesudah itu ia menjawab, 'Balaa Wa Anaa 'Alaa Dzaalika Minasy Syaahidiina/tentu saja kami termasuk orang-orang yang menyaksikan akan hal tersebut.'"

Tafsir Quraish Shihab dkk

Bukankah Allah yang telah melakukan apa yang telah kami beritakan itu adalah Zat Yang paling bijaksana, dalam ciptaan dan aturan-Nya?

Informasi Surat

Nama Surat:

At-Tin (التين)

Arti:

Buah Tin

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

8 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Buruuj. Nama At Tiin diambil dari kata <i>At Tiin</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya buah Tin.