Tafsir Yunus Ayat 77

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Yunus:77)

Allah menjelaskan bantahan Musa a.s. bahwa tidaklah patut mereka mengucapkan tuduhan sihir terhadap tanda-tanda kekuasaan Allah berupa mukjizat itu ketika didatangkan kepada mereka. Mata mereka menyaksikan sendiri kejadian-kejadian yang luar biasa lagi menggentarkan perasaan. Jika peristiwa-peristiwa itu hanyalah sihir tentu pada waktu yang lain akan dapat dikalahkan oleh sihir pula. Tetapi menjadi kenyataan bahwa ahli sihir mereka tidak berhasil mengalahkan mukjizat Nabi Musa. Ahli-ahli sihir tidak akan berhasil memperoleh kemenangan dengan sihirnya. Sihir merupakan sulapan, cepat atau lambat dia akan tersingkap kepalsuan dan tipu dayanya.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Musa berkata, "Apakah kalian mengatakan terhadap kebenaran waktu ia datang kepada kalian) sesungguhnya adalah sihir (sihirkah ini?) padahal sungguh telah mendapat kemenangan orang yang mendatangkannya dan kalahlah sihir yang dilakukan oleh para ahli tenung (dan sungguh ahli sihir itu tidaklah mendapat kemenangan.") kedua kata tanya yang terdapat di dalam ayat ini mengandung makna ingkar.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Mûsâ membantah anggapan mereka, dan berkata, "Patutkah kalian menganggap kebenaran yang kusampaikan dari Allah ini sebagai suatu bentuk sihir? Apakah mungkin kebenaran yang kalian saksikan ini dapat disebut sebagai sihir? Inilah aku, Mûsâ, yang menantang kalian untuk membuktikan anggapan itu. Kerahkanlah para ahli sihir untuk membuktikannya, pasti mereka tidak dapat mengalahkannya untuk selamanya."

Informasi Surat

Nama Surat:

Yunus (يونس)

Arti:

Yunus

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

109 Ayat

Deskripsi:

Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada masa Nabi Muhmmad s.a.w. berada di Madinah. Surat ini dinamai <i>surat Yunus</i> karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus a.s. dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.