Tafsir Al-Hijr Ayat 66

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Hijr:66)

Dalam ayat ini diterangkan bahwa sebelum kedatangan para malaikat, Allah telah mewahyukan kepada Lut a.s. tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi sebelum dan sesudah azab yang ditimpakan kepada kaumnya. Oleh karena itu, dapat dipahami bahwa setelah para malaikat memberi penjelasan kepada Lut a.s. tentang beban yang ditugaskan Allah kepada mereka, dan mendengar perintah-perintah malaikat yang diberikan kepada beliau, dan sesuai dengan wahyu yang telah diturunkan Allah, beliau percaya bahwa azab yang akan ditimpakan pada kaumnya oleh para malaikat benar-benar akan terjadi. Sebab itu juga, beliau mengikuti dengan khidmat perintah-perintah dan petunjuk-petunjuk yang diberikan para malaikat itu dalam usaha menghindarkan orang-orang yang beriman dari malapetaka yang mengerikan itu.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Dan telah Kami putuskan) telah Kami wahyukan (kepada Luth perkara itu) yaitu (bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh) lafal mushbihiin menjadi hal; artinya pembinasaan mereka dilakukan pada waktu subuh.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Allah mewahyukan kepada Lûth, "Sesungguhnya Kami telah memutuskan dan menakdirkan bahwa para pelaku kejahatan itu adalah orang-orang yang binasa. Mereka akan diluluhlantakkan di waktu subuh, dan tak seorang pun dari mereka yang tersisa."

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-Hijr (الحجر)

Arti:

Hijr

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

99 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).<br> Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah s.w.t., karena mendustakan Nabi Shaleh a.s. dan berpaling dari ayat-ayat Allah. Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth a.s. dan kaum Syu'aib a.s. Dari ke semua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.