Tafsir Al-Kahf Ayat 64

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Kahf:64)

Mendengar jawaban seperti tersebut di atas, Nabi Musa menyambut-nya dengan gembira seraya berkata, "Itulah tempat yang kita cari. Di tempat itu, kita akan bertemu dengan orang yang kita cari, yaitu Nabi Khidir." Mereka pun kembali mengikuti jejak semula, untuk mendapatkan batu yang mereka jadikan tempat berlindung. Menurut al-Biqa'i, firman Allah dalam ayat ini menunjukkan bahwa mereka itu berjalan di padang pasir, sehingga tidak ada tanda-tanda, akan tetapi ada jejak mereka. Maka ada kemungkinan bahwa yang dimaksud dalam firman Allah tentang pertemuan dua laut itu ialah pertemuan air tawar (sungai Nil) dengan air asin (Laut Tengah) yaitu kota di Dimyath atau Rasyid di negeri Mesir.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Berkatalah) Musa, ("Itulah) tempat kita kehilangan ikan itu (tempat) sesuatu (yang kita cari)" kita cari-cari, karena sesungguhnya hal itu merupakan pertanda bagi kita, bahwa kita akan dapat bertemu dengan orang yang sedang kita cari. (Lalu keduanya kembali) kembali lagi (mengikuti jejak mereka semula) menitinya (secara benar-benar) lalu keduanya sampai di batu besar tempat mereka beristirahat.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Mûsâ berkata kepadanya, "Apa yang terjadi ini adalah apa yang kita cari untuk suatu hikmah yang diinginkan Allah." Mereka pun kembali meniti jalan semula yang telah dilalui.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-Kahf (الكهف)

Arti:

Goa

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

110 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamai <i>Al-Kahfi</i> artinya <i>Gua</i> dan <i>Ashhabul Kahfi</i> yang artinya <i>Penghuni-Penghuni Gua</i>. Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung i'tibar dan pelajaran-pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia. Banyak hadist-hadist Rasulullah s.a.w. yang menyatakan keutamaan membaca surat ini.