Tafsir Al-A'raf Ayat 60

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-A'raf:60)

Allah dalam ayat ini menerangkan bahwa para pemimpin kaum Nuh berpendapat sesungguhnya Nabi Nuh, itulah yang berada dalam kesesatan, disebabkan Nabi Nuh melarang mereka menyembah berhala, yang mereka anggap sebagai penolong mereka di hadapan Allah dan sebagai perantara untuk mendekatkan mereka kepada-Nya. Demikianlah tingkah laku orang-orang kafir itu, bahkan mereka sering menuduh bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah itu adalah orang yang sesat, sebagaimana tersebut dalam firman Allah yaitu:

Dan apabila mereka melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, "Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat". (al-Muthaffifin/83: 32)

Firman Allah:

Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, "Sekiranya Al-Qur'an itu sesuatu yang baik, tentu mereka tidak pantas mendahului kami (beriman) kepadanya." Tetapi karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya, maka mereka akan berkata, "Ini adalah dusta yang lama." (al-Ahqaf/46: 11)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Pemuka-pemuka) orang-orang terhormat (dari kaumnya berkata, "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.") yang jelas.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Para tokoh dan pemuka masyarakat mereka menjawab seruan kepada keesaan Tuhan dan hari akhir itu dengan mengatakan, "Sesungguhnya kami memandang kamu telah berada jauh sekali dari kebenaran."

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-A'raf (الاعراف)

Arti:

Tempat Tertinggi

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

206 Ayat

Deskripsi:

Surat Al A'raaf yang berjumlah 206 ayat termasuk golongan surat Makkiyah, diturunkan sebelum turunnya surat Al An'aam dan termasuk golongan surat <i>Assab 'uththiwaal</i> (tujuh surat yang panjang). Dinamakan <i>Al A'raaf</i> karena perkataan Al A'raaf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al A'raaf yaitu: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.