Tafsir Al-'Adiyat Ayat 6

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-'Adiyat:6)

Dalam ayat ini, Allah menerangkan isi sumpah-Nya, yaitu: watak manusia adalah mengingkari kebenaran dan tidak mengakui hal-hal yang menyebabkan mereka harus bersyukur kepada penciptanya, kecuali orang-orang yang mendapat taufik, membiasakan diri berbuat kebajikan dan menjauhkan diri dari kemungkaran.

Hubungan antara ayat 5 yang menggambarkan persoalan kuda dan ayat 6 yang memberi informasi tentang sifat dasar manusia adalah bahwa manusia itu mempunyai potensi menjadi liar seperti kuda yang tidak terkendali, sehingga menyebabkannya ingkar kepada Allah.

Sifat yang terpendam dalam jiwa manusia ini menyebabkan ia tidak mementingkan apa yang terdapat di sekelilingnya, tidak menghiraukan apa yang akan datang, dan lupa apa yang telah lalu. Bila Allah memberikan kepadanya sesuatu nikmat, dia menjadi bingung, hatinya menjadi bengis, dan sikapnya menjadi kasar terhadap hamba-hamba Allah.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Sesungguhnya manusia itu) yang dimaksud adalah manusia yang kafir (sangat ingkar kepada Rabbnya) artinya ia mengingkari semua nikmat-Nya yang telah dilimpahkan kepadanya.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Sesungguhnya manusia sangt ingkar terhadap nikmat Tuhan yang tak terbilang.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-'Adiyat (العٰديٰت)

Arti:

Kuda Yang Berlari Kencang

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

11 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al'Ashr. Nama <i>Al 'Aadiyaat</i> diambil dari kata <i>Al 'Aadiyaat</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini, artinya yang berlari kencang.