Tafsir An-Najm Ayat 54

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. An-Najm:54)

Allah telah memusnahkan kaum Lut dengan menjungkirbalikkan negeri mereka dan menurunkan azab kepada mereka berupa hujan batu yang terbakar, sambil menghujani mereka dengan batu-batu dari tanah yang terbakar, bertubi-tubi. Dalam ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu. (asy-Syu'ara'/26: 173)

Inilah yang dikehendaki oleh Allah dengan firman-Nya, "Allah menimpakan atas negeri mereka azab yang menimpanya." Pengungkapan keadaan dengan kata-kata tersebut menunjukkan kehebatan azab yang menimpa mereka karena Allah membalikkanNya, yang atas menjadi bawah dan bawah menjadi atas. Keterangan yang jelas dan nyata itu tak dapat meyakinkan mereka, bahkan membikin mereka ragu-ragu, mereka menertawakannya, walaupun Nabi Muhammad saw terus-menerus memperingatkan mereka. Sebenarnya mereka harus menangis atas kesalahan dan kelengahan mereka dan sembah sujud kepada Allah.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Lalu Allah menimpakan atas negeri-negeri itu) batu-batu sesudah dibalikkan (azab besar yang menimpanya) di dalam ungkapan ayat azab yang dimaksud sengaja tidak disebutkan secara jelas, sebagai gambaran tentang kengeriannya yang tak terperikan, hingga tidak dapat diungkapkan oleh kata-kata. Azab ini dijelaskan pula dalam surah Hud, melalui firman-Nya, "Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar." (Q.S. Hud, 82)

Tafsir Quraish Shihab dkk

Mereka kemudian ditimpa azab yang besar. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu ragukan?

Informasi Surat

Nama Surat:

An-Najm (النجم)

Arti:

Bintang

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

62 Ayat

Deskripsi:

Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ikhlash. Nama <i>An Najm</i> (bintang), diambil dari perkataan <i>An Najm</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Allah bersumpah dengan <i>An Najm</i> (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia, sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.