Tafsir Taha Ayat 47

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Taha:47)

Allah memerintahkan lagi supaya Musa dan Harun a.s. pergi kepada Firaun dan memberitahukan bahwa mereka berdua adalah Rasul Allah yang diutus kepadanya untuk menyampaikan risalah yang hak supaya Firaun mengetahui kedudukan dan tugas keduanya. Sebelum Musa dan Harun mengajak Firaun beriman kepada Allah, keduanya meminta kepada Firaun, supaya dia membebaskan Bani Israil dari penyiksaan dan penindasannya, membebaskan dari kerja berat, seperti menggali, membangun, mengangkat batu, baik laki-laki maupun perempuan. Firaun agar membiarkan Bani Israil pergi ke Palestina.

Sesudah itu barulah Musa dan Harun a.s. menjelaskan tugas dan ke-wajiban dari Allah bahwa keduanya datang untuk menjelaskan hujjah-hujjah dan bukti-bukti yang nyata atas kebenaran kerasulan mereka. Kebahagiaan, kesejahteraan di dunia dan di akhirat bagi orang-orang yang taat kepada rasul-rasul Allah, dan mempercayai tanda-tanda kekuasaan-Nya, serta menjauhi hal-hal yang buruk dan menyesatkan. Ucapan seperti tersebut dipergunakan juga oleh Nabi Muhammad ketika mengirim surat berisi dakwah ke Heraclius raja Rumawi, sebagai berikut:

"Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad hamba dan utusan Allah kepada Heraclius, penguasa negeri Romawi. Keselamatan dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk. Adapun sesudah itu, sesungguhnya saya menyerumu kepada Islam. Anutlah agama Islam supaya engkau selamat, Allah akan memberimu pahala dua kali lipat." (Riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu 'Abbas)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Maka datanglah kamu berdua kepadanya dan katakanlah, " Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Rabbmu, maka lepaskanlah Bani Israel bersama kami) untuk berangkat ke negeri Syam (dan janganlah kamu menyiksa mereka) lepaskanlah mereka dari perbudakanmu yang telah kamu pekerjakan dengan kerja-kerja yang berat seperti menggali, membangun bangunan dan mengangkat barang-barang yang berat. (Sesungguhnya kami telah datang kepadamu dengan membawa bukti) yakni hujah (dari Rabbmu) yang membenarkan kerasulan kami. (Dan keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk) keselamatan dari azab bagi orang yang mengikutinya.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Pergilah kalian berdua kepada Fir'aun dan katakan kepadanya, 'Sesunguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu. Kami datang untuk mengajakmu beriman kepada-Nya, dan melepaskan Banû Isrâ'îl serta tidak menyiksa mereka. Kami membawa mukjizat dari Allah sebagai bukti kebenaran apa yang kami serukan kepadamu. Barangsiapa mengikuti petunjuk Allah, maka ia akan terjaga dari siksa dan murka-Nya.

Informasi Surat

Nama Surat:

Taha (طٰهٰ)

Arti:

Taha

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

135 Ayat

Deskripsi:

Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamai <i>Thaahaa</i>, diambil dari perkataan yang berasal dan ayat pertama surat ini. Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf <i>thaahaa</i> dalam surat ini. Allah menerangkan bahwa Al Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. Selain hal-hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut: