Tafsir Al-Hijr Ayat 47

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Hijr:47)

Allah berjanji akan mencabut dari hati penduduk surga segala macam dendam, kebencian, dan rasa dengki yang telah terpendam selama mereka hidup di dunia, dan menjadikan mereka hidup bersaudara dan berkasih sayang. Mereka senantiasa bergembira bersama-sama dan duduk berhadap-hadapan di atas permadani yang terhampar.

Diriwayatkan oleh al-Qasim dan Abu Umamah, ia berkata, "Semula ahli surga ketika masuk surga masih membawa apa yang telah tersimpan dalam hati mereka selama hidup di dunia, seperti rasa dengki dan dendam, hingga mereka duduk berhadapan dengan temannya di atas dipan dalam surga. Allah lalu mencabut segala yang tersimpan di dalam hati mereka itu." Kemudian Abu Umamah membaca ayat ini.

Keadaan penghuni surga itu diterangkan pula dalam firman Allah swt:

Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata, mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih, dan daging burung apa pun yang mereka inginkan. Dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah, laksana mutiara yang tersimpan baik. (al-Waqi'ah/56: 15-23)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka) maksudnya semua perasaan dengki (sedangkan mereka merasa bersaudara) lafal ikhwaanan ini menjadi hal tentang keadaan mereka (duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan) kalimat ayat ini pun menggambarkan tentang keadaan mereka; artinya sebagian dari mereka tidak melihat kepada tengkuk sebagian yang lain karena tempat duduk mereka saling berhadap-hadapan.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Orang-orang yang beriman hidup di dalam kenikmatan itu dengan hati penuh gembira. Sifat dengki telah Kami cabut dari hati mereka. Mereka semua adalah bersaudara bagai satu keluarga yang saling berjumpa dengan wajah penuh ceria dan rasa cinta. Mereka tidak saling membelakangi, sebaliknya, justru saling ingin berjumpa.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-Hijr (الحجر)

Arti:

Hijr

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

99 Ayat

Deskripsi:

Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).<br> Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah s.w.t., karena mendustakan Nabi Shaleh a.s. dan berpaling dari ayat-ayat Allah. Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth a.s. dan kaum Syu'aib a.s. Dari ke semua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.