Tafsir Saba' Ayat 42

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Saba':42)

Pada hari Mahsyar itu Allah menyatakan bahwa baik yang menyembah selain Allah maupun yang disembah tidak akan bisa berbuat apa-apa, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan yang lain. Orang-orang kafir yang menyembah selain Allah itu tidak akan memperoleh pertolongan dari yang mereka sembah, karena yang disembah itu memang tidak mampu berbuat apa-apa. Orang yang menyembah itu juga tidak akan bisa menyalahkan yang disembah, karena yang disembah itu tidak pernah meminta mereka menyembahnya.

Dalam Al-Qur'an dinyatakan bahwa siapa pun tidak akan bisa menolong siapa pun, termasuk keluarga atau teman dekat, sebagaimana firman Allah:

Pada hari itu manusia lari dari saudaranya, dan dari ibu dan bapaknya, dan dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya. ('Abasa/80: 34-37)

Juga firman-Nya:

Dan tidak ada seorang teman karib pun menanyakan temannya. (al-Ma'arij/70: 10)

Mereka akan diseret dan dijebloskan ke dalam neraka dan tambah dihinakan lagi dengan kata-kata, "Rasakan azab neraka yang dulu kalian tidak percayai!" Kata-kata itu berarti bahwa mereka disalahkan karena tidak percaya adanya neraka pada waktu di dunia, yang akan membuat mereka lebih tersiksa. Kata-kata itu juga berarti bahwa azab neraka itu adalah dahsyat.

Demikianlah balasan bagi orang-orang yang tidak mengindahkan ajakan Rasulullah saw. Penyampaian peristiwa itu di dalam Al-Qur'an bertujuan agar para pemimpin kafir Mekah, dan siapa saja sesudahnya, untuk beriman sehingga peristiwa itu nanti tidak menimpa mereka.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

Allah swt. berfirman, ("Maka pada hari ini sebagian kalian terhadap sebagian yang lain tidak memiliki) yakni orang-orang yang disembah terhadap orang-orang yang menyembahnya tidak memiliki (kemanfaatan) yaitu syafaat (dan tidak pula kemudaratan") yaitu hak mengazab. (Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim) yakni kepada orang-orang kafir, ("Rasakanlah oleh kalian azab neraka yang dahulunya kalian dustakan.")

Tafsir Quraish Shihab dkk

Saat hari kebangkitan tiba, tidak seorang pun dari kalangan orang-orang musyrik itu dapat memberikan bantuan pada yang lain atau menghindarkan yang lain dari siksaan. Kami firmankan kepada orang-orang zalim itu, "Rasakan siksa neraka yang telah kalian dustakan dulu di dunia. !"

Informasi Surat

Nama Surat:

Saba' (سبأ)

Arti:

Saba'

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

54 Ayat

Deskripsi:

Surat Saba' terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Luqman. Dinamakan <i>Saba'</i> karena didalamnya terdapat kisah kaum Saba'. Saba' adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman sekarang ini. Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Sabaiyyah, ibukotanya Ma'rib; telah dapat membangun suatu bendungan raksasa, yang bernama <i>Bendungan Ma'rib</i>, sehingga negeri meka subur dan makmur. Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba' lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatnya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul. Karena keingkaran mereka ini, Allah menimpahkan kepada mereka azab berupa <i>sailul 'arim</i> (banjir yang besar) yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma'rib. Setelah bendungan ma'rib bobol negeri Saba' menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.