Tafsir Taha Ayat 42

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Taha:42)

Ayat ini menerangkan bahwa Allah memerintahkan Musa bersama saudaranya Harun agar pergi kepada Firaun dan kaumnya dengan membawa bukti-bukti dan mukjizat-mukjizat yang telah diperlihatkan kepadanya seperti berubahnya tongkat menjadi ular besar yang gesit, merayap kesana kemari, keluarnya tangan Musa dari ketiaknya dalam keadaan putih bersih bercahaya seperti matahari tak bercacat untuk dijadikan hujjah dan alasan atas kebenaran kenabiannya.

Dalam ayat ini pun Allah memperingatkan Musa dan Harun supaya dalam melaksanakan dakwah dan menyampaikan risalah Tuhannya kepada Firaun dan kaumnya hendaklah bersungguh-sungguh dan jangan lalai. Musa diperintahkan untuk menjelaskan kepada mereka bahwa Allah mengutus keduanya kepada mereka ialah untuk memberikan kabar gembira atas pahala yang telah disediakan bagi orang yang menyambut baik seruannya, dan memberi ancaman yang pedih bagi orang yang membangkang dan tidak mau menerimanya.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Pergilah kamu beserta saudaramu) kepada manusia (dengan membawa ayat-ayat-Ku) yang berjumlah sembilan ayat (dan janganlah kamu berdua lalai) melalaikan (dalam mengingat-Ku) yaitu dengan cara bertasbih dan cara-cara lainnya.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Pergilah kamu bersama saudaramu, dengan bekal beberapa mukjizat-Ku sebagai bukti atas kenabian dan kerasulanmu. Janganlah kalian berdua lemah dalam menyampaikan risalah-Ku, dan jangan pula lalai untuk mengingat dan memohon pertolongan kepada-Ku.

Informasi Surat

Nama Surat:

Taha (طٰهٰ)

Arti:

Taha

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

135 Ayat

Deskripsi:

Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamai <i>Thaahaa</i>, diambil dari perkataan yang berasal dan ayat pertama surat ini. Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf <i>thaahaa</i> dalam surat ini. Allah menerangkan bahwa Al Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. Selain hal-hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut: