Tafsir Qaf Ayat 41

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Qaf:41)

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada nabi-Nya supaya mendengarkan seruan malaikat (Jibril) pada hari Kiamat. Seruan tersebut dilakukan dari tempat yang dekat sehingga dapat didengar oleh sekalian makhluk, "Agar mereka berkumpul untuk dihisab (di Padang Mahsyar)." Lalu mereka keluar semuanya dari kuburnya masing-masing dan datang menghadap kehadiran Allah seperti belalang yang bertaburan.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Dan dengarkanlah) hai orang yang diajak bicara akan seruan-Ku ini (pada hari penyeru menyeru) yakni malaikat Israfil (dari tempat yang dekat) dari langit, yaitu dari atas Kubbah Shakhr di Baitulmakdis, karena tempat itu yang paling dekat dengan langit. Ia menyerukan kata-kata, "Hai tulang-belulang yang telah hancur dan sendi-sendi yang telah bercerai-berai dan daging-daging yang telah tercabik-cabik dan rambut-rambut yang telah berantakan! Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian semua untuk berhimpun guna melaksanakan peradilan."

Tafsir Quraish Shihab dkk

Perhatikanlah berita tentang hari kiamat yang telah dikabarkan kepadamu, yaitu pada hari ketika malaikat penyeru memanggil orang yang dipanggilnya dari tempat yang dekat. Yaitu pada hari ketika mereka mendengar tiupan yang kedua dengan sebenar-benarnya, yaitu hari kebangkitan. Pada waktu itulah manusia dikeluarkan dari kuburnya.

Informasi Surat

Nama Surat:

Qaf (ق)

Arti:

Qaf

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

45 Ayat

Deskripsi:

Surat Qaaf terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah diturunkan sesudah surat Al Murssalaat. Dinamai <i>Qaaf</i> karena surat ini dimulai dengan huruf <i>Qaaf</i>. Menurut hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, bahwa Rasulullah SAW senang membaca surat ini pada rakaat pertama sembahyang subuh dan pada shalat hari raya. Sedang menurut riwayat Abu Daud, Al Baihaqy dan Ibnu Majah bahwa Rasulullah SAW membaca surat ini pada tiap-tiap membaca Khutbah pada hari Jum'at. Kedua riwayat ini menunjukkan bahwa surat QAAF sering dibaca Nabi Muhammad SAW di tempat-tempat umum, untuk memperingatkan manusia tentang kejadian mereka dan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya, begitu pula tentang hari berbangkit, hari berhisab, syurga, neraka, pahala, dosa, dsb. Surat ini dinamai juga <i>Al Baasiqaat</i>, diambil dari perkataan <i>Al- Baasiqaat</i> yang terdapat pada ayat 10 surat ini.