Tafsir An-Nisa' Ayat 40

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. An-Nisa':40)

Ayat ini memerintahkan agar orang suka berbuat baik. Setiap kebaikan yang dikerjakan seseorang tidak akan dikurangi Allah pahalanya, sebab mengurangi itu artinya menganiaya. Mustahil Allah akan bersifat aniaya kepada hamba-Nya, sebab Allah bersifat sempurna lagi Maha Pemurah. Setiap kebaikan yang dikerjakan seseorang, asal dia mengerjakan karena Allah, akan diberi pahala, bahkan pahalanya itu berlipat-ganda, sampai sepuluh kali lipat atau lebih. Allah berfirman:

Barang siapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi). (al-An'am/6:160).

Itulah sebagai tanda bahwa Allah Maha Pemurah dan karunia-Nya sangat luas dan banyak. Dia memberikan pahala kepada setiap orang yang berbuat baik dengan berlipat ganda yang disebut dalam ayat ini dengan pahala yang besar.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Sesungguhnya Allah tidak menganiaya) seorang pun (walau sebesar zarrah) artinya sebesar semut yang paling kecil, misalnya dengan mengurangi kebaikan-kebaikannya atau menambah kejahatan-kejahatannya (dan sekiranya ada kebaikan sebesar zarrah) dari seorang mukmin; menurut satu qiraat dengan baris di depan sehingga merupakan tammah (niscaya Allah akan melipatgandakannya) dari 10 sampai lebih dari 700 kali lipat. Menurut satu qiraat tanpa tasydid sehingga menjadi yudhaa`ifuha (dan mendatangkan dari sisi-Nya) di samping ganjaran yang berlipat ganda itu (pahala yang besar) tak dapat diperkirakan oleh seorang pun juga.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Sesungguhnya Allah tidak akan berbuat curang kepada seseorang pun. Dia tidak akan mengurangi pahala atau menambahkan siksa seseorang. Bahkan akan melipatgandakan pahala orang-orang yang berbuat baik meskipun sedikit. Allah, dengan karunia-Nya, akan melimpahkan pemberian yang banyak.

Informasi Surat

Nama Surat:

An-Nisa' (النساۤء)

Arti:

Wanita

Tempat Turun:

Madinah

Jumlah Ayat:

176 Ayat

Deskripsi:

Surat An Nisaa' yang terdiri dari 176 ayat itu, adalah surat Madaniyyah yang terpanjang sesudah surat Al Baqarah. Dinamakan <i>An Nisaa'</i> karena dalam surat ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surat yang paling membicarakan hal itu dibanding dengan surat-surat yang lain. Surat yang lain banyak juga yang membicarakan tentang hal wanita ialah surat Ath Thalaq. Dalam hubungan ini biasa disebut surat An Nisaa' dengan sebutan: <i>Surat An Nisaa' Al Kubraa</i> (surat An Nisaa' yang besar), sedang surat Ath Thalaq disebut dengan sebutan: <i>Surat An Nisaa' Ash Shughraa</i> (surat An Nisaa' yang kecil).