Tafsir Ar-Ra'd Ayat 34

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Ar-Ra'd:34)

Ayat ini menjelaskan betapa malangnya nasib orang-orang yang sesat itu, dan bagaimana besarnya kerugian yang mereka derita, yaitu: kesengsaraan hidup di dunia ini, sedangkan di akhirat akan diazab lebih berat lagi. Mereka tidak mendapatkan seorang pelindung pun dari azab Allah.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia) yaitu dengan dibunuh dan ditawan (dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras) lebih keras daripada siksaan di dunia (dan tak ada bagi mereka terhadap Allah) terhadap siksaan-Nya (seorang pelindung pun) yang dapat mencegah siksaan itu.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Di dunia, mereka disiksa dengan kekalahan, tertawan dan terbunuh, kalau orang-orang Mukmin tetap berjalan pada jalan yang benar. Selain itu, siksa akhirat yang pasti akan menimpa mereka, tentulah lebih kejam dan lebih kekal. Tidak ada seorang pun yang dapat melindungi mereka dari siksaan Allah yang amat kejam di atas segalanya.

Informasi Surat

Nama Surat:

Ar-Ra'd (الرّعد)

Arti:

Guruh

Tempat Turun:

Madinah

Jumlah Ayat:

43 Ayat

Deskripsi:

Surat Ar Ra'd ini terdiri atas 43 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamakan <i>Ar Ra'd</i> yang berarti <i>guruh</i> karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya <i>Dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya</i>, menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah s.w.t. Dan lagi sesuai dengan sifat Al Quran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia. Isi yang terpenting dari surat ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat. Bagi Allah s.w.t. tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman. Balasan atau hukuman adalah akibat dan ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.