Tafsir An-Nazi'at Ayat 33

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. An-Nazi'at:33)

Semuanya itu untuk kesenangan manusia dan hewan-hewan ternaknya. Dengan demikian, manusia dan hewan-hewan itu dapat hidup dengan tenang dan mencari rezeki dengan melakukan berbagai kegiatan.

Hal ini juga dijelaskan dalam firman Allah yang lain:

Dialah yang telah menurunkan air (hujan) dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuhan, padanya kamu menggembalakan ternakmu. (an-Nahl/16: 10)

Setelah mempelajari kandungan ayat-ayat tersebut yang ditujukan untuk meyakinkan tentang adanya hari kebangkitan, maka sepatutnya menjadi bahan renungan bahwa Tuhan yang telah menciptakan manusia dan menciptakan apa-apa yang diperlukan untuk kehidupannya, yang telah mengangkat langit di atas dan menghamparkan bumi di bawah, tidakkah berkuasa untuk membangkitkan manusia kembali pada hari Kiamat? Pantaskah Allah membiarkan manusia melakukan perbuatan yang sia-sia setelah menyiapkan sarana bagi mereka dan menghimpun kebaikan-kebaikan yang melimpah ruah itu untuk mereka?

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Untuk kesenangan) lafal Mataa'an berkedudukan menjadi Maf'ul Lah bagi lafal yang tidak disebutkan, lengkapnya, Dia melakukan hal tersebut untuk kesenangan. Atau lafal Mataa'an ini dianggap sebagai Mashdar, artinya memberikan kesenangan (buat kalian dan buat binatang-binatang ternak kalian) lafal An'aam ini adalah jamak dari lafal Na'amun artinya binatang ternak mencakup unta, sapi, dan kambing.

Tafsir Quraish Shihab dkk

sebagai suatu kenikmatan bagi manusia dan binatang ternak.

Informasi Surat

Nama Surat:

An-Nazi'at (النّٰزعٰت)

Arti:

Malaikat Yang Mencabut

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

46 Ayat

Deskripsi:

Surat An Naazi´aat terdiri atas 46 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat An Naba´. Dinamai <i>An Naazi´aat</i> diambil dari perkataan <i>An Naazi´aat</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Dinamai pula <i>as Saahirah</i> yang diambil dari ayat 14, dinamai juga <i>Ath Thaammah</i> diambil dari ayat 34.