Tafsir Al-'Ankabut Ayat 31

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-'Ankabut:31)

Pada ayat ini, Allah menerangkan tentang kedatangan malaikat yang menemui Nabi Ibrahim. Mereka memberi kabar gembira bahwa Allah akan mengaruniakan kepadanya seorang anak bernama Ishak. Kelak putra itu akan diangkat menjadi nabi dan rasul menggantikan tugas dan jabatan Ibrahim. Kemudian diberitahukan kepadanya bahwa negeri Sodom akan dihancurkan untuk menghukum kaum yang mendustakan Lut dan berbuat zalim.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Dan tatkala utusan Kami/para malaikat datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira) mengenai akan lahirnya Ishak dan Yakub sesudahnya (mereka mengatakan, "Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk negeri ini) yang ditempati oleh kaum Nabi Luth (sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang lalim.") yakni orang-orang yang kafir.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Ketika malaikat-malaikat Allah datang kepada Ibrâhîm as. dengan membawa kabar gembira, para malaikat itu berkata, "Sesungguhnya perintah untuk menghancurkan penduduk negeri ini adalah karena mereka merusak dan menzalimi diri mereka sendiri dengan perbuatan syirik dan keji."

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-'Ankabut (العنكبوت)

Arti:

Laba-Laba

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

69 Ayat

Deskripsi:

Surat Al 'Ankabuut terdiri atas 69 ayat, termasuk golongan surat-surrat Makkiyah. Dinamai <i>Al 'Ankabuut</i> berhubung terdapatnya perkataan <i>Al 'Ankabuut</i> yang berarti <i>laba-laba</i> pada ayat 41 surat ini, dimana Allah mengumpamakan penyembah-penyembah berhala-berhala itu, dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur. Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syu'aib, kaum Saleh, dan lain-lain. Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.