Tafsir Al-A'raf Ayat 30

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-A'raf:30)

Manusia terbagi atas dua golongan. Golongan pertama adalah golongan yang telah diberi petunjuk oleh Allah di dunia ini untuk mengerjakan salat, menyembah-Nya dengan ikhlas dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu yang lain. Sedang golongan kedua, adalah golongan yang telah sesat karena mengikuti ajakan setan dan meninggalkan perintah Allah Penciptanya. Setan itulah yang dijadikan pelindungnya, bukan Allah. Anehnya mereka sudah sesat dengan menempuh jalan yang dilarang oleh Allah mengerjakan perbuatan yang tidak diridai-Nya, tetapi masih menyangka bahwa mereka memperoleh petunjuk. Orang yang demikian adalah orang yang paling merugi, sebagaimana firman Allah:

Katakanlah (Muhammad), "Apakah perlu Kami beritahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya?" (Yaitu) orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya. (al-Kahf/18: 103-104)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Sebagian) dari kamu (diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan pelindung mereka selain Allah) (dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk).

Tafsir Quraish Shihab dkk

Pada hari kiamat manusia terbagi ke dalam dua golongan. Pertama, golongan yang diberi hidayah oleh Allah karena memilih jalan kebenaran, beriman dan beramal saleh. Kedua, golongan yang ditetapkan sesat karena memilih jalan kebatilan yaitu kufur dan maksiat. Golongan yang sesat itu menjadikan setan sebagai pemimpin mereka selain Allah dan mengikutinya. Mereka mengira diri mereka benar karena terbuai oleh tipu daya setan.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-A'raf (الاعراف)

Arti:

Tempat Tertinggi

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

206 Ayat

Deskripsi:

Surat Al A'raaf yang berjumlah 206 ayat termasuk golongan surat Makkiyah, diturunkan sebelum turunnya surat Al An'aam dan termasuk golongan surat <i>Assab 'uththiwaal</i> (tujuh surat yang panjang). Dinamakan <i>Al A'raaf</i> karena perkataan Al A'raaf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al A'raaf yaitu: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.