Tafsir Al-Mursalat Ayat 26

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Mursalat:26)

Kegunaan bumi diciptakan terhampar dan tempat berkumpul bukan saja untuk yang masih hidup yang tinggal di atas permukaannya, melainkan juga bagi yang telah meninggal dunia untuk dikuburkan dalam perutnya. Itulah sebabnya dikatakan bumi untuk orang yang masih hidup dan yang sudah meninggal. Kifat dalam bahasa Arab berarti kuburan bagi yang meninggal dan rumah bagi yang masih hidup.

Menurut para ilmuwan, bagian atas bumi merupakan lempengan-lempengan kulit bumi yang saling berinteraksi satu sama lain dan mengakibatkan terjadinya deformasi kerak bumi yang antara lain dimanifestasikan dengan pembentukan pegunungan, gunung api dan gempa bumi. Pegunungan-pegunungan yang tinggi ikut serta dalam siklus hidrologi dimana air akhirnya tersimpan di daratan dan menjadi sumber air minum manusia dan kehidupan lainnya.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Orang-orang hidup) pada permukaannya (dan orang-orang mati) yang ada pada perutnya.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Bukankah Kami jadikan bumi sebagai tempat berkumpul, permukaannya dipenuhi makhluk hidup yang tak terhitung dan di dalam perutnya terkandung makhluk-makhluk mati yang tak terbilang? Bukankah Kami jadikan di atas bumi itu gunung-gunung yang kokoh dan tinggi menjulang, dan Kami pun memberi minum kalian dengan air tawar yang segar? Pada hari ini, sungguh celaka mereka yang telah mendustakan pelbagai nikmat-nikmat itu.

Informasi Surat

Nama Surat:

Al-Mursalat (المرسلٰت)

Arti:

Malaikat Yang Diutus

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

50 Ayat

Deskripsi:

Surat Al Mursalaat terdiri atas 50 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Humazah. Dinamai <i>Al Mursalaat</i> (Malaikat-Malaikat yang diutus), diambil dari perkataan <i>Al Mursalaat</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Dinamai juga <i>Amma yatasaa aluun</i> diambil dari perkataan <i>Amma yatasaa aluun</i> yang terdapat pada ayat 1 surat ini.