Tafsir Fussilat Ayat 25

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Fussilat:25)

Allah menerangkan bahwa Dia telah menyediakan bagi orang kafir itu teman dan penolong berupa setan-setan dari golongan jin dan manusia. Mereka menganggap perbuatan-perbuatan duniawi yang membawa kepada kesesatan dan kekafiran itu baik, seperti memperturutkan hawa nafsu, suka mengumpulkan harta semata-mata untuk kepentingan diri sendiri, gila kekuasaan, mengerjakan perbuatan-perbuatan maksiat dan terlarang dan sebagainya. Demikian halnya dengan urusan-urusan akhirat, setan-setan itu telah menanamkan kepercayaan kepada hati manusia bahwa tidak ada surga atau neraka, tidak ada hidup sesudah mati, tidak ada kebangkitan dan hisab, tidak ada Tuhan yang wajib disembah, dan sebagainya. Oleh karena itu, mudah bagi mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang mereka inginkan dan melakukan perbuatan-perbuatan terlarang. Firman Allah:

Dan barangsiapa berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pengasih (Al-Qur'an), Kami biarkan setan (menyesatkannya) dan menjadi teman karibnya. Dan sungguh, mereka (setan-setan itu) benar-benar menghalang-halangi mereka dari jalan yang benar, sedang mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. (az-Zukhruf/43: 36-37)

Karena sikap dan perbuatan mereka itu, maka ditetapkanlah azab bagi mereka, seperti azab yang pernah ditimpakan kepada umat-umat dahulu, yang telah mengikuti tipu daya setan. Semua mereka itu, yaitu setan-setan beserta pengikut-pengikutnya, sama-sama menderita kerugian dan kehancuran. Mereka sama-sama mendapat azab yang pedih di akhirat nanti karena mereka sama-sama orang yang merugikan diri sendiri.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Dan Kami tetapkan) Kami tentukan (bagi mereka teman-teman) dari kalangan setan-setan (yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan mereka) yaitu perkara duniawi dan memperturutkan nafsu syahwat (dan di belakang mereka) yaitu perkara akhirat, melalui perkataan mereka, bahwa tidak ada yang namanya hari berbangkit dan hari hisab itu (dan tetaplah atas mereka keputusan azab) sebagaimana yang telah diungkapkan oleh ayat yang lain, yaitu firman-Nya, "Sesungguhnya Aku akan penuhi neraka Jahanam..." (Q.S. As-Sajdah, 13) (pada) kalangan (umat-umat terdahulu) yang telah dibinasakan (sebelum mereka dari jin dan manusia, sesungguhnya mereka adalah orang- orang yang merugi.)

Tafsir Quraish Shihab dkk

Mereka, di dunia, Kami beri teman-teman jahat yang mengemas persoalan-persoalan akhirat sehingga tampak indah bagi mereka. Maka teman-teman jahat itu pun menipu mereka dengan mengatakan bahwa tidak akan ada hari kebangkitan dan perhitungan. Teman-teman jahat itu juga menggoda mereka dengan hal-hal dunia yang dapat mereka nikmati. Mereka semua telah ditetapkan untuk mendapatkan azab bersamaan dengan bangsa-bangsa terdahulu, baik jin maupun manusia, yang memiliki kelakuan yang sama. Hal itu disebabkan karena mereka lebih memilih kesesatan dari pada petunjuk. Mereka semua benar-benar merugi.

Informasi Surat

Nama Surat:

Fussilat (فصّلت)

Arti:

Yang Dijelaskan

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

54 Ayat

Deskripsi:

Surat Fushshilat terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Mu'min. Dinamai <i>Fushshilat</i> (yang dijelaskan) karena ada hubungannya dengan perkataan <i>Fushshilat</i> yang terdapat pada permulaan surat ini yang berarti <i>yang dijelaskan</i>. Maksudnya ayat-ayatnya diperinci dengan jelas tentang hukum-hukum, keimanan, janji dan ancaman, budi pekerti, kisah, dan sebagainya. Dinamai juga dengan <i>Haa Miim dan As Sajdah</i> karena surat ini dimulai dengan <i>Haa Miim</i> dan dalam surat ini terdapat ayat Sajdah.