Tafsir Kementerian Agama RI (QS. At-Tur:23)
Dalam ayat ini Allah swt menggambarkan tentang kegembiraan mereka di surga yaitu mereka masing-masing mengambil gelas minuman mereka. Mereka duduk sambil bersulang dengan teman-teman mereka, bersenda-gurau seperti terjadi dalam suatu kelompok sahabat, sebagai gambaran betapa riang-gembiranya mereka. Minuman khamar di akhirat tidak memabukkan seperti halnya dengan khamar di dunia, dan tidak pula menyebabkan orang berbicara melantur tak tentu arah atau mabuk seperti peminum di dunia. Allah swt telah menjelaskan dalam ayat lain, yakni tentang khamar di akhirat dan sedap rasa makanan yaitu ayat yang berbunyi dalam firman-Nya:
(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya. (as-shaffat/37: 46-47)
Dan firman-Nya:
Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk. (alWaqi'ah/56: 19)
(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya. (as-shaffat/37: 46-47)
Dan firman-Nya:
Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk. (alWaqi'ah/56: 19)
Tafsir Jalalain (Indonesia)
(Mereka saling memperebutkan) mereka saling beri (di dalamnya) dalam surga (piala) yang berisikan khamar (yang isinya tidak menimbulkan kata-kata yang tidak berfaedah) di antara mereka disebabkan karena meminumnya (dan tiada pula perbuatan dosa) yang menimpa mereka disebabkan meminumnya, berbeda dengan khamar di dunia.
Tafsir Quraish Shihab dkk
Di surga, dengan penuh rasa kasih sayang, mereka saling memperebutkan piala yang penuh dengan minuman yang tidak akan membawa mereka mengatakan perkataan yang jelek, dan juga tidak mengerjakan perbuatan dosa.
Informasi Surat
Nama Surat:
At-Tur (الطور)
Arti:
Bukit Tursina
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
49 Ayat
Deskripsi:
Surat Ath Thuur terdiri atas 49 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat As Sajdah. Dinamai <i>Ath Thuur</i> (Bukit) diambil dari perkataan <i>Ath Thuur</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan <i>bukit</i> di sini ialah bukit Thursina yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa menerima wahyu dari Tuhannya.