Tafsir Kementerian Agama RI
(QS. An-Najm:20)
Dalam ayat ini Allah swt melanjutkan ayat yang sebelumnya yaitu bahwa orang-orang musyrik juga menyembah Manat yang ketiga yakni yang terakhir sebagai anak perempuan Allah. Manat itu sebuah batu besar terletak di Musyallal dengan Qudaid antara Mekah dan Medinah. Kabilah Khuza'ah, al-Aus dan Khazraj mengagungkan Manat ini dan dalam melakukan ibadah haji mereka mulai dari Manat sampai ke Ka'bah. Selain benda-benda yang tiga itu, masih banyak lagi benda-benda yang sangat dimuliakan oleh orang-orang musyrik. Akan tetapi, yang paling termasyhur adalah tiga benda itu. Ibnu Ishaq mengatakan bahwa orang-orang Arab menganggap benda-benda yang tiga itu selain Ka'bah sebagai benda sembahan mereka, dibuat seperti bangunan Ka'bah yang mempunyai tabir yang mereka bertawaf padanya seperti tawaf pada Ka'bah dan memotong binatang kurban di sampingnya. Mereka juga mengetahui kemuliaan Ka'bah yaitu bahwa Ka'bah itu adalah rumah Ibrahim dan masjidnya.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
(Dan Manat yang ketiga) yang ketiga dari yang telah disebutkan tadi (yang paling terkemudian) berkedudukan sebagai sifat yang mengandung makna celaan. Ketiganya adalah nama berhala-berhala yang terbuat dari batu. Orang-orang musyrik dahulu menyembahnya, karena mereka menduga, bahwa berhala-berhala itu dapat memberikan syafaat kepada diri mereka di sisi Allah. Maf'ul pertama bagi lafal Afara`aytum adalah lafal Al Laata dan lafal-lafal yang di'athafkan kepadanya. Sedangkan Maf'ul yang keduanya tidak disebutkan. Makna ayat, "Ceritakanlah kepadaku, apakah berhala-berhala ini memiliki kemampuan untuk berbuat sesuatu yang karena itu kalian menyembahnya selain Allah Yang memiliki kemampuan untuk melakukan hal-hal yang telah disebutkan tadi." Ketika mereka menduga bahwa malaikat-malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah, sedangkan mereka sendiri tidak menyukai anak-anak perempuan, lalu turunlah firman-Nya berikut ini,
Tafsir Quraish Shihab dkk
Apakah kalian mengetahui hal itu sehingga memikirkan Lât, 'Uzzâ dan, ketiga, Manât yang kalian jadikan tuhan-tuhan sembahan kalian?
Informasi Surat
Nama Surat:
An-Najm (النجم)
Deskripsi:
Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ikhlash. Nama <i>An Najm</i> (bintang), diambil dari perkataan <i>An Najm</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Allah bersumpah dengan <i>An Najm</i> (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia, sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.