Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Fajr:2)
Berikutnya Allah bersumpah dengan "malam yang sepuluh". Yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, yang merupakan hari-hari yang sangat dimuliakan beramal pada hari-hari tersebut, sebagaimana diinformasikan hadis berikut:
Tidak ada hari apa pun berbuat baik lebih dicintai Allah padanya daripada hari-hari ini. (Riwayat al-Bukhari dari Ibnu 'Abbas)
Akan tetapi, ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama bulan Muharram, atau sepuluh hari pertama bulan Ramadan, atau sepuluh hari pertama setiap bulan.
Tidak ada hari apa pun berbuat baik lebih dicintai Allah padanya daripada hari-hari ini. (Riwayat al-Bukhari dari Ibnu 'Abbas)
Akan tetapi, ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama bulan Muharram, atau sepuluh hari pertama bulan Ramadan, atau sepuluh hari pertama setiap bulan.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
(Dan malam yang sepuluh) maksudnya tanggal sepuluh bulan Zulhijah.
Tafsir Quraish Shihab dkk
Demi sepuluh malam yang paling utama di sisi Allah.
Informasi Surat
Nama Surat:
Al-Fajr (الفجر)
Arti:
Fajar
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
30 Ayat
Deskripsi:
Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Lail. Nama <i>Al Fajr</i> diambil dari kata <i>Al Fajr</i> yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya <i>fajar</i>.