Tafsir As-Sajdah Ayat 2

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. As-Sajdah:2)

Ayat ini menerangkan bahwa Al-Qur'an yang diturunkan kepada Muhammad ini benar-benar wahyu dari Allah, Tuhan semesta alam. Al- Qur'an ini bukanlah buatan tukang sihir, bukan mantra-mantra tukang tenung, dan bukan pula buatan Muhammad, tidak ada keraguan padanya sedikit pun.

Ayat ini merupakan bantahan bagi dakwaan orang-orang kafir yang menyatakan bahwa Al-Qur'an ini adalah syair yang digubah oleh penyair, dan ada yang mengatakan gubahan tukang tenung. Ada juga yang mengatakan bahwa Al-Qur'an itu hanyalah dongengan-dongengan purbakala saja, serta ada pula yang mengatakan bahwa dia adalah buatan Muhammad.

Allah berfirman:

Dan mereka berkata, "(Itu hanya) dongeng-dongeng orang-orang terdahulu, yang diminta agar dituliskan, lalu dibacakanlah dongeng itu kepadanya setiap pagi dan petang." (al-Furqan/25: 5)

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Turunnya Alkitab) yakni Alquran; Alkitab sebagai mubtada (yang tidak ada keraguan) tidak ada hal yang diragukan (padanya) fiihi sebagai khabar pertama (adalah dari Rabb semesta alam) rabbil'aalamiin sebagai khabar kedua.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Penurunan al-Qur'ân ini adalah dari Allah, Tuhan semesta alam dan pemeliharanya. Tidak ada keraguan bahwa al-Qur'ân itu turun dari sisi-Nya.

Informasi Surat

Nama Surat:

As-Sajdah (السّجدة)

Arti:

Sajdah

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

30 Ayat

Deskripsi:

Surat As Sajdah terdiri atas 30 ayat termasuk golongan surat Makkiyah diturunkan sesudah surat Al Mu'minuun. Dinamakan <i>As Sajdah</i> berhubung pada surat ini terdapat ayat sajdah, yaitu ayat yang kelima belas.