Tafsir Kementerian Agama RI (QS. An-Nahl:19)
Meskipun manusia merahasiakan dalam hati mereka apa yang sebenarnya terjadi dan tidak seorang pun yang dapat mengetahuinya, nanti di hari kiamat rahasia itu akan dibukakan Allah bagi siapa saja. Allah akan memberikan pahala kepada orang yang melakukan kebajikan sesuai dengan kebajikannya, dan menghukum orang-orang yang melakukan kejahatan sesuai dengan kejahatannya. Allah sendiri yang akan menanyakan kepada mereka apakah mereka mensyukuri atau bahkan mengingkari nikmat yang telah diberikan-Nya kepada mereka.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
Tafsir Quraish Shihab dkk
Informasi Surat
Nama Surat:
An-Nahl (النحل)
Arti:
Lebah
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
128 Ayat
Deskripsi:
Surat ini terdiri atas 128 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamakan <i>An Nahl</i> yang berarti <i>lebah</i> karena di dalamnya, terdapat firman Allah s.w.t. ayat 68 yang artinya : "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah." Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia. Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Al Quranul Karim. Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69). Sedang Al Quran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. (Lihat surat (10) Yunus ayat 57 dan surat (17) Al Isra' ayat 82). Surat ini dinamakan pula "An Ni'am" artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan pelbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.