Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-'Alaq:18)
Allah mempersilakan mereka yang sewenang-wenang dan melarang orang melakukan ibadah itu untuk meminta bantuan kelompok mereka. Ayat ini khususnya ditujukan kepada Abu Jahal, yang dikenal sebagai pemimpin terbesar orang-orang yang menentang Nabi saw di Mekah. Allah mengancam bahwa bila Abu Jahal memanggil teman-teman komplotannya untuk meminta tolong, maka Allah akan memanggil malaikat-malaikat Zabaniyah, yaitu para penjaga neraka yang sangat bengis. Artinya, ia di dunia akan celaka dan di akhirat akan masuk neraka. Ancaman itu kemudian terbukti, yaitu pada tahun kedua setelah umat Islam hijrah ke Medinah, terjadi Perang Badar, di mana Abu Jahal sebagai pemimpin Quraisy mati terbunuh. Dan di akhirat nanti ia pasti masuk neraka.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
(Kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah) mereka adalah malaikat-malaikat yang terkenal sangat bengis lagi kejam, untuk membinasakannya, sebagaimana yang telah disebutkan di dalam salah satu hadis, yaitu, "Seandainya dia benar-benar memanggil golongan senadinya, niscaya dia akan diazab oleh malaikat Zabaniyah secara terang-terangan."
Tafsir Quraish Shihab dkk
Kami akan memanggil balatentara Kami untuk membantu Muhammad dan siapa yang bersamanya untuk menyeret orang yang melarang tersebut dengan para pendukungnya ke dalam neraka.
Informasi Surat
Nama Surat:
Al-'Alaq (العلق)
Arti:
Segumpal Darah
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
19 Ayat
Deskripsi:
Surat Al 'Alaq terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah. Ayat 1 sampai dengan 5 dari surat ini adalah ayat-ayat Al Quran yang pertama sekali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad s.a.w. berkhalwat di gua Hira'. Surat ini dinamai <i>Al 'Alaq</i> (segumpal darah), diambil dari perkataan <i>Alaq</i> yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Surat ini dinamai juga dengan <i>Iqra</i> atau <i>Al Qalam</i>.