Tafsir Ali 'Imran Ayat 170

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Ali 'Imran:170)

Para syuhada Perang Uhud setelah menikmati karunia Tuhan, mereka berkata, "Mudah-mudahan teman-teman kami mengetahui kenikmatan ini." Kemudian dijawab oleh Allah, "Akulah yang menyampaikan hal ini kepada mereka." Para syuhada itu bergembira atas nikmat dan kemurahan yang telah diberikan Allah kepada mereka. Dan mereka berharap terhadap kawan-kawan mereka seperjuangan yang tidak gugur dalam perang fi sabilillah sekiranya mereka dapat pula memperoleh kemurahan dan nikmat Allah yang serupa dengan apa yang mereka peroleh. Bagi mereka ini tidak ada kekhawatiran dan kesusahan.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Mereka riang gembira) menjadi hal dari kata ganti yang terdapat pada yurzaquuna (dengan karunia yang diberikan Allah kepada mereka, dan) mereka (bersenang hati terhadap orang-orang yang masih belum menyusul di belakang mereka) yakni dari saudara-saudara mereka orang-orang beriman dan yang menjadi badal bagi 'alladziina' (bahwa) artinya disebabkan karena (tak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak pula mereka akan berdukacita) di akhirat kelak. Maksudnya mereka bersenang hati pula karena teman-teman mereka yang akan menyusul di belakang tak perlu dikhawatirkan nasib dan keamanan mereka.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Wajah mereka berseri-seri penuh kegembiraan karena kelebihan-kelebihan yang diberikan oleh Allah kepada mereka. Mereka senang melihat saudara-saudaranya yang ditinggalkan di dunia tetap berada pada jalan keimanan dan perjuangan. Selain itu, mereka yang mati di jalan Allah itu juga tidak mempunyai rasa takut akan sesuatu yang tidak disenangi. Mereka tidak akan bersedih karena kehilangan sesuatu yang disenangi.

Informasi Surat

Nama Surat:

Ali 'Imran (اٰل عمران)

Arti:

Keluarga Imran

Tempat Turun:

Madinah

Jumlah Ayat:

200 Ayat

Deskripsi:

Surat <i>Ali 'Imran</i> yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat Madaniyyah. Dinamakan <i>Ali 'Imran</i> karena memuat kisah keluarga 'Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa a.s., persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam a. s., kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri 'Imran, ibu dari Nabi Isa a.s. Surat Al Baqarah dan Ali 'Imran ini dinamakan <i>Az Zahrawaani</i> (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa a.s., kedatangan Nabi Muhammad s.a.w. dan sebagainya.