Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Al-Hadid:17)
Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia yang menghidupkan bumi sesudah mati. Allah melembutkan hati yang keras, memberi petunjuk manusia yang sesat, menghilangkan kesukaran yang menimpa dengan penjelasan dan petunjuk Al-Qur'an dengan nasihat dan pengajaran yang dapat melembutkan batu yang keras yakni hati yang kesat, sebagaimana menghidupkan dan menyuburkan tanah yang gersang membatu dengan hujan yang lebat. Demikianlah Allah telah menjelaskan agar manusia itu dapat memikirkan dan mempergunakan akalnya dengan sebaik-baiknya.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
(Ketahuilah oleh kalian) khithab ayat ini ditujukan kepada orang-orang mukmin yang telah disebutkan di atas tadi (bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya) dengan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan padanya, demikianlah Allah menjadikan hati kalian untuk taat dan khusuk kembali dalam mengingat Allah. (Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepada kalian tanda-tanda) yang menunjukkan akan kekuasaan Kami terhadap hal ini dan hal-hal lainnya (supaya kalian memikirkannya).
Tafsir Quraish Shihab dkk
Ketahuilah, wahai orang-orang Mukmin, bahwa Allah akan selalu menyuburkan dan menyiapkan tanah untuk ditumbuhi tanaman dengan menurunkan hujan di bagian yang kering. Kami telah menjelaskan ayat- ayat dan memberi permisalan-permisalan kepada kalian agar kalian memikirkannya kemudian hati kalian menjadi khusyuk menyebut nama Allah.
Informasi Surat
Nama Surat:
Al-Hadid (الحديد)
Arti:
Besi
Tempat Turun:
Madinah
Jumlah Ayat:
29 Ayat
Deskripsi:
Surat Al Hadiid terdiri atas 29 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Az Zalzalah. Dinamai <i>Al Hadiid</i> (Besi), diambil dari perkataan <i>Al Hadiid</i> yang terdapat pada ayat 25 surat ini.