Tafsir Maryam Ayat 17

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Maryam:17)

Maka Maryam membuat tabir (dinding) yang melindunginya dari pandangan keluarganya dan manusia lainnya. Kemudian Allah mengutus malaikat Jibril kepadanya dalam bentuk seorang laki-laki yang gagah dan rupawan untuk memberitahukan kepada Maryam bahwa ia akan melahirkan seorang putra tanpa ayah. Adapun hikmatnya kedatangan Jibril dalam bentuk manusia itu agar supaya tidak menimbulkan ketakutan pada diri Maryam.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Maka ia mengadakan tabir yang menutupinya dari mereka) Maryam membuat tabir untuk melindungi dirinya sewaktu ia membuka penutup kepalanya, atau membuka pakaiannya atau menyucikan dirinya dari haid (lalu Kami mengutus kepadanya roh Kami) yakni malaikat Jibril (maka ia menjelma di hadapannya) sesudah Maryam memakai pakaiannya (dalam bentuk manusia yang sempurna) manusia sesungguhnya.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Dan Maryam pun memasang tabir antara dirinya dan mereka. Lalu Allah mengutus Jibrîl kepadanya dalam bentuk manusia yang sempurna, supaya ia tidak takut jika melihatnya dalam bentuk malaikat yang tidak dikenal.

Informasi Surat

Nama Surat:

Maryam (مريم)

Arti:

Maryam

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

98 Ayat

Deskripsi:

Surat Maryam terdiri atas 98 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Nabi Muhammad s.a.w. hijrah ke Madinah, bahkan sebelum sahabat-sahabat beliau hijrah ke negeri Habsyi. Menurut riwayat Ibnu Mas'ud, Ja'far bin Abi Thalib membacakan permulaan surat Maryam ini kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikutnya di waktu ia ikut hijrah bersama-sama sahabat-sahabat yang lain ke negeri Habsyi.<br>Surat ini dinamai <i>Maryam</i>, karena surat ini mengandung kisah Maryam, ibu Nabi Isa a.s. yang serba ajaib, yaitu melahirkan puteranya lsa a.s., sedang ia sebelumnya belum pernah dikawini atau dicampuri oleh seorang laki-laki pun. Kelahiran Isa a.s. tanpa bapa, merupakan suatu bukti kekuasaan Allah s.w.t. Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surat ini, diawali dengan kisah kejadian yang luar biasa dan ajaib pula, yaitu dikabulkannya doa Zakaria a.s. oleh Allah s.w.t., agar beliau dianugerahi seorang putera sebagai pewaris dan pelanjut cita-cita dan kepercayaan beliau, sedang usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul yang menurut ukuran ilmu biologi tidak mungkin akan terjadi.