Tafsir Yunus Ayat 17

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Yunus:17)

Ayat ini menerangkan perbuatan orang yang paling zalim di sisi Allah ialah:

1. Orang yang berbuat dusta terhadap Allah, seperti yang telah dilakukan orang-orang musyrik karena keingkaran mereka, yaitu meminta Rasulullah menukar ayat-ayat Al-Qur'an dengan perkataan yang lain yang tidak bertentangan dengan kepercayaan mereka.

2. Orang yang mendustakan ayat-ayat Allah. Ayat ini memberi peringatan bahwa orang yang melakukan salah satu dari perbuatan yang paling zalim itu adalah orang yang pantas mendapat kemurkaan Allah dan siksa-Nya. Mereka telah berbuat dosa, mereka tidak akan memperoleh keberuntungan dengan perbuatan-perbuatan itu. Oleh karena itu, hendaklah orang-orang yang beriman menjaga dirinya agar jangan sampai melakukan perbuatan-perbuatan tersebut.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

(Maka siapakah) artinya, tiada seorang pun (yang lebih lalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah) yaitu dengan melakukan kemusyrikan terhadap Allah (atau mendustakan ayat-ayat-Nya?) yakni Alquran. (Sesungguhnya) pada kenyataannya (tiadalah beruntung) tiadalah berbahagia (orang-orang yang berbuat dosa) yaitu orang-orang musyrik.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Tidak ada yang lebih zalim kepada dirinya daripada orang-orang yang kafir dan membuat-buat kebohongan tentang Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya yang dibawa oleh Rasul-Nya. Sesungguhnya orang kafir tidak akan berhasil dalam perbuatannya. Dia benar-benar rugi besar lantaran kekufuran dan perbuatannya yang membangkitkan kemurkaan Allah itu.

Informasi Surat

Nama Surat:

Yunus (يونس)

Arti:

Yunus

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

109 Ayat

Deskripsi:

Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada masa Nabi Muhmmad s.a.w. berada di Madinah. Surat ini dinamai <i>surat Yunus</i> karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus a.s. dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.