Tafsir Ibrahim Ayat 14

Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Ibrahim:14)

Dalam ayat ini, Allah swt menyebutkan janji-Nya yang lain kepada para rasul, bahwa Allah akan menempatkan mereka di negeri-negeri itu, setelah umat yang zalim itu lenyap karena azab yang akan ditimpakan kepada mereka. Janji ini akan dilaksanakan-Nya untuk orang-orang yang bertakwa, yang merasa takut untuk menghadap Allah dengan dosa yang banyak, dan merasa takut kepada ancaman dan siksa-Nya.

Dengan jelas dapat dipahami bahwa janji Allah yang disebutkan dalam ayat ini memperkuat janji-Nya yang telah disebutkan pada ayat di atas, tentang pembinasaan orang-orang yang zalim. Setelah mereka binasa dan lenyap dari muka bumi, maka rasul-rasul bersama umatnya masing-masing yang beriman dan taat kepada Allah menjadi penghuni negeri-negeri itu, dan mereka hidup dengan tenteram di bawah limpahan rahmat dan rida Allah.

Tafsir Jalalain (Indonesia)

("Dan Kami pasti akan menempatkan kalian di negeri-negeri itu) di negeri tempat mereka tinggal (sesudah mereka) dibinasakan. (Yang demikian itu) yakni pertolongan dan mewariskan negeri itu (adalah untuk orang-orang yang takut akan menghadap kepada-Ku) pada hari ia menghadap kepada-Nya (dan yang takut kepada ancaman-Ku.") takut kepada azab-Ku.

Tafsir Quraish Shihab dkk

Sungguh Kami akan menempatkan kalian di tanah mereka setelah mereka hancur." Pemilihan kawasan itu menjadi tempat tinggal orang-orang Mukmin adalah suatu hak bagi orang yang takut kepada tempat perhitungan-Ku dan takut kepada ancaman azab-Ku. Karena, barangsiapa yang dipenuhi oleh rasa takut, akan selalu taat.

Informasi Surat

Nama Surat:

Ibrahim (ابرٰهيم)

Arti:

Ibrahim

Tempat Turun:

Mekah

Jumlah Ayat:

52 Ayat

Deskripsi:

Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah. Dinamakan <i>Ibrahim</i>, karena surat ini mengandung doa Nabi Ibrahim a.s. yaitu ayat 35 sampai dengan 41. Do'a ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur. Doa Nabi Ibrahim a.s. ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t. sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang. Do'a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah s.w.t. sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail a.s., di dataran tanah Mekah yang tandus.