Tafsir Kementerian Agama RI (QS. An-Naba':13)
Kedelapan, Allah menjadikan matahari sebagai pelita yang terang benderang, menyebarkan cahaya dan panasnya ke seluruh angkasa.
Allah telah menjadikan matahari yang sinarnya mengandung obat untuk membunuh kuman-kuman dan mengusir penyakit-penyakit yang dapat mengganggu makhluk yang hidup seandainya tidak cukup mendapat sinar.
Allah telah menjadikan matahari yang sinarnya mengandung obat untuk membunuh kuman-kuman dan mengusir penyakit-penyakit yang dapat mengganggu makhluk yang hidup seandainya tidak cukup mendapat sinar.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
(Dan Kami jadikan pelita) yang menerangi (yang amat terang) yang dimaksud adalah matahari.
Tafsir Quraish Shihab dkk
Kami menjadikan matahari yang bercahaya dan menghasilkan panas(1). (1) Maksud frase sirâjan wahhâjan ('pelita yang sangat terang') di sini adalah matahari. Sebagaimana dibuktikan oleh penemuan ilmiah, panas permukaan matahari mencapai 6. 000 derajat. Sedangkan panas pusat matahari mencapai 30 juta derajat disebabkan oleh materi-materi bertekanan tinggi yang ada pada matahari. Sinar matahari menghasilkan energi sebagai berikut: ultraviolet 9%, cahaya 46%, dan inframerah 45%. Dari itulah ayat suci ini menyebut matahari sebagai pelita (sirâj) karena mengandung cahaya dan panas secara bersamaan.
Informasi Surat
Nama Surat:
An-Naba' (النبأ)
Arti:
Berita Besar
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
40 Ayat
Deskripsi:
Surat An Naba´ terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Ma´aarij. <br>Dinamai <i>An Naba´</i> (berita besar) diambil dari perkataan <i>An Naba´</i> yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga <i>Amma yatasaa aluun</i> diambil dari perkataan <i>Amma yatasaa aluun</i> yang terdapat pada ayat 1 surat ini.