Tafsir Kementerian Agama RI (QS. Taha:128)
Kaum musyrik Mekah dalam perjalanan dagang mereka di musim panas dan di musim dingin melalui bekas-bekas kerajaan yang telah runtuh itu, tetapi mereka tidak pernah memikirkan apa sebabnya maka kerajaan-kerajaan itu hancur dan musnah, dan menganggap hal itu adalah akibat bencana alam belaka. Seharusnya mereka dapat mengambil pelajaran dari umat-umat yang dahulu dan menginsafi bahwa bagaimanapun kuat dan jayanya satu umat, bila Allah menghendaki kehancuran mereka, karena kedurhakaan dan kekafiran tak ada yang dapat mempertahankan atau membela mereka. Mengapa hal ini semua tidak menjadi perhatian mereka. Sebenarnya kalau mereka mau berpikir, amat banyak pelajaran dan bukti-bukti kekuasaan Allah yang terdapat pada umat-umat yang telah hancur binasa itu, tetapi anehnya mereka tidak mengindahkannya.
Tafsir Jalalain (Indonesia)
Tafsir Quraish Shihab dkk
Informasi Surat
Nama Surat:
Taha (طٰهٰ)
Arti:
Taha
Tempat Turun:
Mekah
Jumlah Ayat:
135 Ayat
Deskripsi:
Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamai <i>Thaahaa</i>, diambil dari perkataan yang berasal dan ayat pertama surat ini. Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf <i>thaahaa</i> dalam surat ini. Allah menerangkan bahwa Al Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. Selain hal-hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut: